Kerjasama Global untuk Merespon Isu Perubahan Iklim

  1. Home
  2. /
  3. Blog
  4. /
  5. Kerjasama Global untuk Merespon Isu Perubahan Iklim

Kerjasama Global untuk Merespon Isu Perubahan Iklim

Posted in : Blog on by : RHIN-B

JAKARTA – Perubahan iklim telah menjadi isu internasional sejak beberapa waktu yang lalu. Masyarakat internasional mulai aktif mencari jalan dan solusi dalam menghadapi isu ini, salah satunya dengan mempererat kerja sama antar negara dalam irigasi dan adaptasi perubahan iklim.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman tentang implementasi kerja sama ASEAN-Jerman dalam merespon perubahan iklim di Indonesia dengan Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Selasa (14/7) di Jakarta.

GIZ adalah sebuah organisasi di bawah pemerintah Jerman yang melaksanakan kerja sama di bidang energi dan perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Sekretaris Balitbangtan Dr. Agung Hendriadi dan Thomas Heindrihcs, Direktur Program dari ASEAN –German Programme on Response to Climate Change (GAP CC) dan disaksikan oleh Peter Palesch, Direktur GIZ untuk Indonesia.

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan program pertanian berkelanjutan dalam rangka mendorong penerapan konsep Climate Smart Agriculture dan meningkatkan daya saing produksi pertanian.

Sekretaris Badan mengatakan bahwa kompleksitas dari faktor yang mempengaruhi bidang pertanian menciptakan tantangan bagi pembangunan pertanian sehingga membutuhkan kerjasama global yang terpadu.

“Pertukaran dan transfer teknologi, serta penelitian kolaborasi tentang berbagai isu strategis tentang penggunaan dan pengelolaan sumber daya pertanian dapat menjadi kunci sukses menjawab tantangan itu,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa melalui kerjasama ini diharapkan inovasi teknologi yang dihasilkan dapat disebarkan dan diimplementasikan baik di tingkat lokal, nasional, regional hingga global.

“Membangun jaringan dalam skema diseminasi teknologi pertanian tentu akan memperkuat upaya kita dalam meningkatkan produksi pertanian untuk mencapai ketahanan pangan,” tutup Sekretaris Badan.

Sumber: http://www.litbang.pertanian.go.id/berita/one/2312/

Comments

comments