Manihot esculenta

  1. Home
  2. /
  3. Blog
  4. /
  5. Manihot esculenta

Manihot esculenta

Posted in : Blog on by : RHIN-B

Manihot esculenta yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau singkong atau ubi kayu, dalam bahasa Inggris bernama cassava merupakan tumbuhan dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.

Manihot esculenta tidak memiliki bercabang atau bercabang sedikit dengan tinggi rata-rata 1,5-7 m. Batang dengan tanda berkas daun yang bertonjolan. Umbi akar besar, memanjang, kulit berwarna coklat. Tangkai daun 6-35 cm, helaian daun dekat pangkal, tipe daun menjari.

Bunga dalam tandan yang tidak rapat, 3-5 terkumpul pada ujung batang, pada pangkal dengan bunga betina, lebih atas dengan bunga jantan.Tenda bunga tunggal, panjang 1 cm.Bunga jantan : tenda bunga bentuk lonceng, bertaju 5, benang sari 10, berseling panjang dan pendek, tertancap sekitar penebalan dasar bunga yang kuning dan berlekuk.

Bunga betina: tenda bunga berbagi 5, bakal buah dikelilingi oleh tonjolan penebalan dasar bunga yang kuning, berbentuk cincin, tangkai putik bersatu, pendek dengan kepala putik yang lebar berwarna mentega dan berlekuk banyak.

Buah bentuk bola telur dengan 6 papan yang membujur,biji dengan alat tambahan berlekuk pada pangkalnya.Di Amerika yang Tropis banyak ditanam sebagai tanaman pangan yang sangat penting.
Tanaman ini lebih dikenal dengan nama Manihot utilissima Pohl. Beberapa beracun karena mengndung kadar asam cyan yang tinggi, dimana umbinya sama sekali tidak dapat dipergunakan sebagai makanan.
Hanya setelah mengalami perlakuan tertentu dapat dimakan, jenis ini dapat digunakan dalam pembuatan tepung. Daun yang muda dapat dimakan sebagai lalab.Makanan yang sehat dan sangat disenangi adalah yang dinamai peuyeum atau tape yang dibuat dengan meragi umbi yang sebelumnya telah direbus.
Merupakan umbi atau akar pohon yang panjang dengan fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari jenis singkong yang ditanam. Daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan.

Umbi singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin. Gejala kerusakan ditandai dengan keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat racun bagi manusia.
Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.

Sumber: https://novelss.wordpress.com/2009/05/11/manihot-esculenta-singkong/
Foto: https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Manihot_esculenta_-_cross_section_4.jpg

Comments

comments